Inti Raymi, Hari Matahari Agung yang Masih Hidup di Atap Dunia

relaxmody.com – Setiap tanggal 24 Juni, ketika musim dingin paling keras melanda Andes, ribuan orang dari empat penjuru Tawantinsuyu (nama lama Imperium Inca) berkumpul di Sacsayhuamán, benteng raksasa di atas kota Cusco. Mereka datang bukan untuk pesta biasa. Mereka datang untuk menyaksikan Inti Raymi — upacara termegah dalam kalender Inca, pesta penghormatan kepada Inti (Dewa Matahari), sekaligus perayaan titik balik matahari musim dingin dan tahun baru Andean.

Apa Itu Inti Raymi?

Inti Raymi berarti “Kebangkitan Matahari” dalam bahasa Quechua. Ini adalah ritual terpenting Imperium Inca pada masa kejayaannya (abad 15–16). Pada hari itu, Sapa Inca (kaisar) secara simbolis “memohon” kepada Dewa Matahari agar kembali lebih kuat, hari menjadi lebih panjang, dan panen berikutnya melimpah. Upacara aslinya berlangsung 9 hari penuh, melibatkan puasa, pengorbanan llama (bukan manusia — itu mitos Spanyol), dan tarian massal ribuan orang.

Ketika Spanyol menaklukkan Cusco tahun 1533, Inti Raymi dilarang total karena dianggap penyembahan berhala. Selama hampir 400 tahun, perayaan ini hanya hidup di cerita lisan nenek moyang.

Kebangkitan Kembali Tahun 1944

Pada 24 Juni 1944, sekelompok intelektual dan seniman Quechua–Peru yang dipimpin Faustino Espinoza Navarro melakukan hal gila: mereka merekonstruksi Inti Raymi dari catatan kronik Spanyol abad ke-16 (terutama Garcilaso de la Vega) dan tradisi lisan yang masih tersimpan. Pertunjukan pertama diadakan di depan benteng Sacsayhuamán, dihadiri ribuan orang. Sejak itu, setiap tahun tanpa putus (kecuali 2020–2021 karena pandemi), Inti Raymi kembali digelar — kini jadi atraksi wisata terbesar di Amerika Selatan.

Bagaimana Inti Raymi Sekarang Diselenggarakan?

Lokasi utama: tiga tempat suci Inca dalam satu hari

  1. Qorikancha (Pagi) – Kuil Matahari di pusat kota Cusco Sapa Inca (diperankan aktor lokal) memulai upacara dengan doa dalam bahasa Quechua.
  2. Plaza de Armas (Siang) – Parade ratusan aktor berpakaian tradisional mewakili empat suyus (wilayah) imperium.
  3. Sacsayhuamán (Sore – klimaks) – Lapangan terbuka seluas 50 hektar
    • Pengorbanan simbolis llama (sekarang hanya darah palsu)
    • Ramalan masa depan dari isi jantung llama
    • Tarian massal 500+ penari
    • Sapa Inca berpidato dari atas tembok benteng, lalu “memerintahkan” matahari terbit kembali

Semua dialog 100% dalam bahasa Quechua (dengan terjemahan simultan untuk turis).

Fakta yang Bikin Merinding

  • Sapa Inca saat ini (2025) diperankan oleh aktor ternama David Ancca, sudah 18 tahun berturut-turut.
  • Kostum emas dan bulu kondor asli yang dipakai aktor beratnya sampai 40 kg.
  • Tiket duduk di tribun Sacsayhuamán bisa mencapai USD 250, tapi ribuan orang lokal tetap nonton gratis dari bukit sekitar.
  • Upacara dimulai tepat jam 13.30 agar Sapa Inca “menyambut” matahari persis saat melewati zenith.
  • Sejak 2001, Inti Raymi masuk daftar UNESCO Intangible Cultural Heritage of Humanity.

Makna di Balik Kemegahan

Bagi masyarakat Quechua modern, Inti Raymi bukan sekadar pertunjukan wisata. Ini adalah pernyataan identitas: “Kami masih ada. Bahasa kami masih hidup. Matahari leluhur kami masih bersinar.”

Setiap tahun, puluhan ribu orang Andean datang dari desa-desa terpencil, mengenakan pakaian terbaik, hanya untuk mendengar Sapa Inca berbicara dalam bahasa ibu mereka di depan dunia.

Kalau Kamu Mau Menyaksikan Langsung

  • Datanglah minimal 2 minggu sebelum 24 Juni (Cusco penuh sesak).
  • Booking tiket Sacsayhuamán setahun sebelumnya (serius).
  • Pakai jaket tebal — suhu bisa turun ke 0 °C meski matahari bersinar terang.
  • Belajar satu kalimat Quechua: “Inti Raymi kusikuy!” (Selamat Inti Raymi!)

Ketika Sapa Inca mengangkat tangan dan berteriak “¡Wakaychay Inti Tayta!” (Bangkitlah, Bapak Matahari!), dan ribuan orang serentak bersorak, kamu tidak lagi jadi turis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *